Perumpamaan mencari cinta sejati
Seorang murid bertanya kepada gurunya:
‘Guru, aku ingin menemukan cinta sejati, bagaimanakah caranya?‘
Guru:
‘Berjalanlah menelusuri jalan ini, dan carilah pohon terbaik, jika kau sudah menemukannya tebanglah itu, dan bawa kepadaku. Maka kamu sudah menemukan cinta sejati‘
Bergegaslah murid menelusuri sepanjang jalan itu, dan mencari pohon terbaik. Ada pohon yang dahannya kuat, tapi daunnya tidak begitu banyak, ia hendak menebangnya, namun ia berargumen bahwa di depan sana masih ada pohon yang lebih baik. Lalu ia berjalan lagi, dan menemukan pohon yang daunnya sangat lebat, tapi batang pohonnya banyak gurat2, ia hendak menebangnya tapi lagi2 ia mengira bahwa di depan sana ia akan menemukan yang lebih baik lg. Dan ada jg, pohon dng buah yang amat sangat berlimpah, tp badannya sangat kecil. Begitulah ia selalu mengurungkan niat untuk menebang karena ia mengira di depan masi ada yang lebih baik. Sampai diujung jalan, ia tidak menemukan apa2, dan kembali ke gurunya.
Murid: ‘Guru, aku sudah berjalan sepanjang jalan ini tapi tak kutemukan pohon terbaikku.’
Guru: ‘Begitu pula dng perjalanan utk menemukan cinta sejatimu. Jika kamu terus merasa tidak puas, dan mencari yg lebih baik, maka kamu tidak akan bersyukur, dan sampai kapanpun tidak akan kamu temukan yang kamu inginkan.’
– – - – - – –
Bijaksana dan bersyukurlah, Bapa di surga tau yang terbaik untuk kita, dan pasti akan memberikan yang terbaik bagi anaknya. Just be grateful.
yeahhh,, manusia ga akan ada habisnya kalo terus-terusan mencari yang terbaik. love this post